Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda
Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
Meriak muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku
Hidup dari hidupku, pintu terbuka
Selama matamu bagiku menengadah
Selama kau darah mengalir dari luka
Antara kita Mati datang tidak membelah...
About
Welcome
This is my random blog :) enjoy it...
kenalan yuukk :))
- my story :))
- jogja, Indonesia
- my name Rizka Fathi. you can call me Rizka :) i'm 15 years old
Blog Archive
Popular Posts
-
Ku mulai hari ini perlahan tapi pasti mengikuti kata hati yang tak pasti sulit untk mengerti apakah ini benci benci yg tak kunju...
-
Dalam gelapnya malam Engkau datang dalam fikiran Terbesit dalam kerinduan Yang mendalam Bagaikan bulan purnama bersinar yang menerang...
-
I'm walking up from my summers dreams again try to thinking if you're alright then I'm shattered by the shadows of your eyes ...
-
Search engine adalah situs yang sering kita kunjungi.Saat kita ingin mencari suatu informasi kita pasti mengunjungi search engine.Search...
-
Bersandar pada tari warna pelangi Kau depanku bertudung sutra senja Di hitam matamu kembang mawar dan melati Harum rambutmu mengalun berg...
Total Pageviews
Followers
rizkafathi. Diberdayakan oleh Blogger.
Label:
puisi
komentar (0)
Label:
puisi
komentar (0)
Dalam gelapnya malam
Engkau datang dalam fikiran
Terbesit dalam kerinduan
Yang mendalam
Bagaikan bulan purnama bersinar yang menerangi malam
Laksana mentari pagi yang menyinari bumi
Engkau selalu ada
Menguatkanku
Lewat Symphonymu
Teringat akan senyummu
Senandungmu
Tatapan matamu yang sendu
Yang slalu bisa membuatku
Merasakan indahnya hari-hari ku
Label:
puisi
komentar (0)
Rumput di atas awan
Impian di atas angan
Sepiku mengingatkanku pada satu kenangan
Kurindu dengan senyummu kawan
Akan kutunggu usai kabut kepalsuan
Fatamorgana di ujung jalan
Apa karna kau terlalu indah untuk ku kenang
Tinggal kenangan yang menggores dalam kalbu
Hempasan angin membawaku ke alammu
Isyarat rindu saling beradu
Rasakan hangatnya tatapan matamu
Andaikanku sanggup memutar kembali waktu
Ceritakan hari-hari disaatku mengenangmu
Hadir dalam kerisauan hatiku
Mentaripun meyakinkanku bahwa dirimu
Antara ada dan tiada
Langganan:
Postingan (Atom)